Wanita Network

2 Tips Eksfoliasi Wajah yang Tepat

Your image goes here

Anda memakai skin care atau perawatan kulit dari jenis dan brand mumpuni tapi belum juga merasakan efeknya? Mungkin saja Anda kurang satu langkah dalam ritual kecantikan Anda: Melakukan eksfoliasi, meluruhkan sel-sel kulit mati.

Faktanya, kita memiliki 10 hingga 30 lapisan kulit mati. Pada usia 20-an, proses pengelupasan alami kulit akan melambat hampir 30% sehingga bisa jadi apa yang Anda lihat di cermin adalah kulit dari kerusakan di bulan sebelumnya. Untuk itu, kulit kita sebenarnya sangat membutuhkan exfoliating.

Exfoliating atau proses eksfoliasi adalah pengangkatan sel kulit mati dari lapisan terluar kulit dan dilakukan untuk membantu kulit tampak sehat. Proses eksfoliaso nantinya akan membuat sel-sel kulit baru terbentuk kembali. 

Jika sel-sel kulit mati ini tidak dihilangkan secara efektif, mereka akan menumpuk, menyebabkan kulit tampak kusam dengan tekstur kasar. Karena itu, eksfoliasi memiliki memainkan peran penting dalam rangkaian ritual kecantikan.

Proses eksfoliasi ada dua pilihan, bisa dengan bahan kimia atau chemical exfoliants, atau eksfoliasi dari luar atau mechanical exfoliants.

1. Mechanical exfoliants 
Yang termasuk ke dalam mechanical exfoliant adalah facial scrub, atau tools seperti waslap, brush, dan silikon lembut. Jika Anda menggunakan facial scrub, pastikan partikel-partikelnya lembut, dan bahan pembuatannya tidak berbahaya atau tajam. Baca keterangan tentang tingkat kelembutan butiran scrub-nya.

Jika menggunakan exfoliator tools seperti brush, silikon, atau kain/waslap bertekstur, pastikan terbuat dari bahan yang lambut. Jadi, tekstur atau permukaan tools tidak akan menyakit kulit. 

Baik dalam menggunakan scrub maupun tools, jangan menekan atau menggosok wajah terlalu keras; cukup diusap perlahan. Memakai mechanical exfoliants terlalu kuat dapat menyebabkan luka kecil yang tidak terlihat pada kulit dan akan membuat peradangan serta kemungkinan lebih tinggi untuk infeksi.

2. Chemical exfoliants 
Chemical exfoliants memanfaatkan penggunaan enzim dan produk berbasis acid/asam. Kandungan ini biasa terdapat pada skin care seperti toner, essence, atau isi ampul. Acid berfungsi melarutkan ikatan protein yang ada di antara sel kulit mati, dan mendorong pengangkatan sel kulit mati.

Ada dua jenis chemical exfoliants yang biasa Anda temui dalam skin care, yaitu Alpha Hydroxy Acids (AHA) yang larut dalam air dan Beta Hydroxy Acids (BHA) yang larut dalam minyak. 

Jika ada glycolic acid dalam kandungan skin care Anda, itu adalah salah satu AHA yang paling terkenal. Sedangkan salicylic acid adalah BHA yang paling sering ditemukan dalam kandungan skin care. 

Agar kulit Anda makin glowing karena proses eksfoliasi dan ritual kecantikan yang tepat, konsultasikan dengan dermatologis Anda.

Penulis: Firyal Shabirah
Foto: Coline Hasle/Unsplash 

Artikel asli dimuat di pesona.co.id