Wanita Network

7 Kebaikan Sederhana yang Bisa Anda Lakukan Sekarang Juga


Tak ada kata terlambat untuk menjadi pribadi yang lebih baik, dan dimulai dengan melakukan kebaikan-kebaikan sederhana sehari-hari.

Tujuh kebaikan sederhana ini mungkin dianggap receh oleh sebagian orang, namun pada sebagian yang lain, kebaikan-kebaikan ini bisa memberikan dampak luar biasa. Jadi, kenapa tidak Anda lakukan (jika Anda belum sepenuhnya melakukannya) sekarang juga?

1. Tersenyum dan menyapa kepada orang yang ditemui
Senyum Anda gratis, kan? Bertemu orang di mana pun, senyum adalah alat Anda untuk membuka percakapan, sekaligus alat melindungi diri jika Anda tidak ingin berbasa-basi. Namun jika situasi memungkinkan, sapalah orang itu dengan ucapan sesimpel, "Selamat pagi!"

2. Selalu memulai pembicaraan atau pertemuan dengan kalimat, “Apa kabar hari ini?”
Sederhana, netral, tapi juga bisa membangkitkan semangat lawan bicara Anda. Kalaupun ia sedang mengalami bad day, jawabannya akan membuat Anda tak lagi memperpanjang percakapan.

3. Berhenti memulai percakapan dengan,“Kamu gemukan?” atau “Kamu kurusan?
Beneran, deh, kebiasaan ini harus Anda ubah atau hentikan. Dulu saya merasa mengucapkan kalimat tersebut berarti perhatian. Padahal, jika diucapkan pada timing yang salah dan nada yang keliru diinterpretasikan, lawan bicara Anda bisa bersedih.

Lagi pula, dia kurus atau gemuk apakah mempengaruhi hubungan Anda berdua? Lain soal jika Anda adalah dokternya atau personal trainer-nya, ya. 

4. Tak membiarkan lansia dan difabel yang kesulitan menyeberang jalan
Jadikan hal ini kebiasaan; jika di transportasi umum, berdirilah untuk memberikan mereka tempat, dan bantulah mereka menyeberang jalan. Tapi, tanyakan dulu apakah mereka mau dibantu atau tidak, supaya Anda tidak dianggap meremehkan mereka.

5. Menahan pintu masuk gedung atau lift yang terbuka untuk pemakai selanjutnya
Tahanlah jika pemakai selanjutnya lansia atau anak kecil, atau ibu hamil. Tapi tak usah pula Anda menunggu terus karena Anda mungkin tak sebaik Kapten Ri dalam drakor "Crash Landing on You" yang membukakan pintu untuk semua pengunjung mall, he he.

6. Saat berkendara, selalu mau memberi kesempatan pejalan kaki untuk melintas
Harap maklum jika pejalan kaki di sini sering menyeberang jalan sembarangan. Namun salah satu alasan adalah kurangnya jembatan penyeberangan atau zebra cross.

Tak ada salahnya Anda memperlambat kendaraan ketika ada pejalan kaki yang melintas di dekat lampu merah meski tak ada zebra cross. Dan Anda wajib memperlambat laju kendaraan Anda ketika ada zebra cross, karena di sini, kan, banyak yang tak peduli.

7. Membiasakan diri menggunakan tiga kata: Maaf, tolong dan terima kasih
Ajarkan anak-anak Anda tiga kata penting ini. Tak segan meminta maaf (dengan tulus) jika berbuat kesalahan berarti berjiwa sportif. Namun jangan anggap remeh mengucapkan "maaf" karena jika tetap mengulangi kesalahan berarti Anda mempermainkan kata "maaf" itu sendiri.

Selalu bilang "tolong" ketika minta bantuan sehingga lawan bicara Anda tidak merasa seperti disuruh. Dan berterima kasih atas bantuan atau pujian orang lain tidak sulit juga.

Foto: Unsplash/Josh Appel