Wanita Network

IDAI: Sebaiknya Sekolah Tidak Dibuka Sampai Desember 2020

Foto: Pexels

 

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyambut baik kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaa (Kemendikbud) RI tentang anjuran menjadikan rumah sebagai sekolah dan melibatkan peran aktif siswa, guru, dan orang tua dalam proses belajar mengajar. Namun begitu IDAI tetap menganjurkan agar sekolah sebaiknya tidak dibuka setidaknya hingga Desember 2020.

 

Demikian disampaikan Konsultan Respirologi Anak-FKUI/RSCM, DR. dr. Nastiti Kaswandani, SpA(K) dalam webinar bertajuk “Waspada Covid-19 pada Anak” yang digelar oleh wanita.network, Selasa (16/06).

 

 

Karena itu, lanjut dr. Nastiti, IDAI menganjurkan agar kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan melalui skema pembelajaran jarak jauh (PJJ) baik secara daring maupun luring. “Tentu dengan menggunakan modul belajar dari rumah yang disediakan oleh Kemendikbud,” jelasnya.

 

Dipaparkan dr. Nastiti, hingga Juni 2020 ditemukan kasus positif Covid-19 pada anak di bawah lima tahun sebesar 2,2 persen dan pada kelompok umur 6-17 tahun sebesar 5,6 persen. Sementara kasus meninggal pada anak di bawah lima tahun sebesar 0,9 persen, dan 6-17 sebesar 0,5 persen.

 

Melihat data tersebut, kata dr. Nastiti, memang PJJ masih diperlukan, sementara untuk pembukaan kembali sekolah diperlukan syarat-syarat, seperti kontrol epidemi, kesiapan sistem layanan kesehatan, dan sistem surveilans kesehatan untuk mendeteksi kasus baru dan pelacakan epidemiologi. (wn)