Wanita Network

Siap atau Tidak, Sekaranglah Saatnya Jalankan PAUD From Home

Foto: Pexels

 

Pandemi Covid-19 tidak bisa kita hindari. Semua sektor terkena dampaknya, tak terkecuali pendidikan anak. Dan masa pandemi ini mengajarkan kepada kita bahwa pendidikan anak usia dini (PAUD) seharusnya diajarkan bukan hanya di lembaga PAUD tapi di setiap tempat di mana saja anak berada. Dengan begitu keluarga menjadi sangat penting perannya.

 

Demikian dipaparkan oleh Prof. Dr. dr. Netti Herawati, M.Si, Ketua Umum PP HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) dalam acara webinar bertema “Waspada Covid-19 pada Anak” yang diadakan oleh Wanita.Network, Selasa (16/06).

 

“Kondisi pandemi saat ini menuntut kita harus memutuskan, inilah saatnya PAUD diadakan di rumah (PAUD from home, Red.). Siap atau tidak siap, kita sebagai orang tua harus siap,” tandas Prof. Netti.  

 

Ia menambahkan, otak seorang anak terus berkembang setiap detik. Maka, setiap detik pula kita sebaiknya menstimulasi mereka dengan hal-hal yang bernilai baik. Sebab jika tidak, maka 45 persen potensi otak mereka akan hilang. “Karena itulah siapa pun yang berada di dekat anak adalah guru bagi mereka, dan setiap tempat menjadi PAUD,” kata guru besar Universitas Riau ini.

 

Untuk menjalankan PAUD from home, menurut Prof. Netti, tentu dibutuhkan kerja sama yang harmonis antara orang tua, guru sekolah, keluarga, dan anak itu sendiri. Semuanya harus dipersiapkan dengan baik dan benar. Prof. Netti menegaskan bahwa PAUD from home bukan berarti harus dilaksanakan dengan daring (online), karena di berbagai pelosok, jaringan internet masih sangat terbatas. “Jadi, perencanaan untuk menjalankan proses belajar mengajar harus dilakukan dengan sangat baik dan adaptatif untuk berbagai kondisi,” ujarnya. (wn)