Wanita Network

Kenali Tanda Hubungan Percintaan yang tidak Sehat

Foto: Pexels

 

“Jatuh cinta berjuta rasanya”. Penggalan lagu Jatuh Cinta karya Titiek Puspa yang populer tahun 1977 ini menggambarkan fakta yang sebenarnya. Tanpa kita sadari, ketika kita jatuh cinta semua tampak menjadi indah. Cinta itu ibarat bunga mawar yang indah dan harum, tapi memiliki banyak duri yang siap melukai hati Anda.

 

Maka, agar tidak terkena duri cinta, menurut Elly Nagasaputra, MK, CHt, konselor pernikahan dari www.konselingkeluarga.com, perlu adanya respek di dalam hubungan tersebut. “Ketika Anda melihat suami atau kekasih Anda dan Anda menaruh respect kepadanya, ya itu yang dinamakan cinta,” tuturnya.

 

Cinta yang diperkuat dengan sikap respek itulah cinta yang sehat. Lalu, bagaimana cinta yang tidak sehat itu? Ini dia tanda-tandanya:

 

  1. Tidak jujur, banyak yang ditutupi

Memang tidak enak rasanya bila pasangan kita tidak jujur kepada kita. Tapi tak perlu khawatir, Anda bisa menciptakan ruang kejujuran dalam hubungan kalian, dengan saling berdiskusi satu sama lainnya.

 

  1. Gerak-geriknya seperti orang berbohong

Solusinya, biar Anda tidak penasaran dan demi kenyamanan hubungan Anda berdua ke depan, bicara dengan perlahan dan meminta si dia untuk jujur. Kalau memang dia bohong, minta komitmen untuk tidak mengulang hal itu.

 

  1. Merasa tidak percaya diri dalam hubungan

Jika si dia sudah mulai posesif, sebaiknya Anda berdua mulai bicara dengan tenang tanpa emosi untuk mencari solusi bersama.

 

  1. Protektif, membatasi kegiatan yang Anda sukai

Nah, sebelum Anda berpikir negatif terhadap pasangan dan menilainya sebagai orang yang kurang baik, Anda harus mencari tahu alasan di balik sikapnya yang terlalu protektif itu.

 

  1. Melakukan kekerasan fisik atau verbal

Solusinya cuma satu: tinggalkan!

 

  1. Pengembangan potensi diri terbatas

Contohnya, bila Anda ingin bekerja tetapi tidak dia izinkan dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal. Sekali lagi, bicarakan baik-baik berdasarkan sikap saling memahami.

 

  1. Memaksaan kehendak

Apa yang dikehendaki pasangan harus Anda turuti, itu membuat penyakit dalam hubungan kalian lho! Cari tahu kenapa dia berbuat begitu dan selesaikan.

 

  1. Meremehkan opini

Kemerdekaan berpendapat memang perlu, tapi kalau si dia selalu meremehkan bahkan memojokkan setiap pendapat Anda, sebaiknya evaluasi lagi, deh, hubungan Anda berdua.

 

Jadi, apakah hubungan Anda dengan si dia masuk kategori hubungan percintaan yang sehat?

Artikel Terpopuler

Emagz