Wanita Network

Begini Cara Mengelola Cemburu

Foto: Unsplash

 

Hubungan tanpa rasa cemburu itu hambar. Kira-kira begitulah banyak anggapan banyak pasangan. Tidak salah memang, menurut Robert Leahy, Ph.D., penulis buku The Jealousy Cure, mengatakan cemburu adalah perasaan alami yang bisa memengaruhi semua orang.

 

Kecemburuan memiliki akar biologis yang dalam, ujar Kathy Labriola, penulis buku The Jealousy Workbook. Pria secara historis mempraktikkan ‘menjaga pasangan’, atau mencoba menjaga pasangan mereka dari pasangan lain untuk melanggengkan gen mereka. Wanita sudah lama ingin menjauhkan wanita lain dari pria mereka untuk memastikan pasangannya tetap setia. Karenanya, cemburu akan selalu ada dalam sebuah hubungan romantis. Meskipun tidak ada kiat khusus untuk bisa terhindar dari cemburu, tetapi para ahli memiliki strategi untuk menjaga perasaan rumit itu tidak menhancurkan hubungan Anda.

 

Untuk mengatasi kecemburuan, pertama-tama kita harus memahami apa yang sedang kita hadapi. Kecemburuan biasanya terjadi di antara tiga orang: Anda, pasangan Anda, dan orang yang dicemburui. Kita merasa cemburu karena takut akan kehilangan sesuatu yang kita miliki dan Anda sedang menjaganya dengan sekuat tenaga.

 

Penting juga untuk memahami, kecemburuan bukan perasaan itu sendiri, tetapi gabungan dari banyak emosi. Buku Labriola mengidentifikasi 45 perasaan berbeda yang bisa menimbulkan kecemburuan, tetapi semuanya jatuh ke dalam tiga faktor: ketakutan, kemarahan, atau kesedihan. Dia mencatat bahwa wanita lebih cenderung merasakan kecemburuan berbasis ketakutan atau kecemasan, sedangkan pria cenderung berasal dari kemarahan. Mampu mengidentifikasi emosi yang Anda rasakan adalah langkah pertama untuk mengatasinya.

 

Orang-orang yang cemburu mungkin terlibat dalam prasangka negatif dengan menginterogasi pasangan mereka, menuduh mereka berselingkuh, atau mencoba menyimpan perasaan itu untuk diri sendiri. Hal itu yang akhirnya membuat mereka dalam keadaan stres, merampas sistem kesehatan dan vitalitas mereka yang menurunkan kualitas hidup dan kemampuan untuk terhubung secara positif dengan orang lain.

 

Hal pertama yang harus Anda lakukan ketika perasaan cemburu datang adalah dengan mengakui bahwa perasaan itu memang ada. Jangan dinegasikan. Ungkapkan bagaimana perasaan cemburu Anda sehingga Anda dan pasangan dapat melaluinya bersama-sama. Hal ini bisa membantu menyalurkan emosi cemburu tadi menjadi sesuatu yang positif.

 

Ubahlah kecemasan, ketakutan, dan kemarahan itu menjadi rasa terima kasih. Pertimbangkan betapa beruntungnya Anda memiliki seseorang yang sangat Anda cintai sehingga Anda ingin menjaga mereka dan fokus pada kualitas yang dimiliki pasangan Anda yang membuat Anda merasa seperti itu. Fokus pada kehidupan di luar hubungan Anda juga membantu, seperti misal: karier, hobi dan teman-teman Anda. Mengolah hal-hal itu dapat membantu Anda menghilangkan beberapa racun cemburu.

 

Dan akhirnya, hubungan adalah tentang belajar, tumbuh, dan berubah bersama. Tetap terbuka, jujur, dan dapat dipercaya untuk pasangan dapat membantu untuk memastikan kecemburuan tidak menghalangi kita melanjutkan kehidupan. (wn)