Wanita Network

Kembali Setelah Dikhianati, Memang Bisa?

Foto: Pexels

 

Manusia selalu membutuhkan kepercayaan. Sebab kepercayaan menghilangkan kecemasan,  menyembuhkan depresi, dan memungkinkan untuk membuat sebuah hubungan berjalan dengan baik.

 

Pengkhianatan seperti perselingkuhan mematahkan kemampuan untuk dapat mempercayai siapa pun, terutama kepada pasangan dengan keluarga dan lingkaran pertemanannya. Kondisi ketidakpercayaan ini selalu penuh dengan kecemasan dan kebencian. Tidak ada kesepian yang lebih kesepian daripada hilangnya kepercayaan.

 

Namun kebutuhan manusia untuk percaya terus berlanjut. Meski sudah pernah dilukai, tapi keinginan untuk mendapatkan rasa percaya itu bisa datang lagi. Biasanya kita mengakui bahwa kita semua adalah makhluk lemah yang mampu mengkhianati di saat sedang tak stabil emosinya.

 

Nah jika Anda termasuk karakter orang-orang seperti ini, ada beberapa hal yang bisa membantu Anda untuk mendapatkan rasa percaya tadi seperti dilansir dari psychologytoday.com:

 

1. Kepercayaan yang tulus menciptakan kemampuan untuk menciptakan nilai dan makna dalam hidup Anda. Fokus pertama pada belas kasih diri dan kemudian pada belas kasihan untuk orang lain, dan Anda akan menemukan bahwa kepercayaan akan menyelinap bersama Anda, di saat yang tepat.

 

2. Bicarakan dengan pasangan tentang segala masalah yang terjadi. Ungkap semua fakta yang terjadi. Meski akan menyakitkan dan akan sulit membuat kepercayaan itu datang lagi tapi akan melegakan perasaan. Semakin lambat kepercayaan itu kembali, semakin baik; kepercayaan lambat lebih cenderung memiliki fondasi yang kuat dan tahan lama. Sabar dengan diri sendiri.

 

3. Mereka yang layak atas kepercayaan Anda setidaknya memiliki pemahaman intuitif tentang hal ini: tiga dari empat emosi keterikatan positif, yatiu minat, kasih sayang, cinta dalam hubungan yang sehat. Tetapi yang keempat, yaitu kepercayaan, harus diperoleh seiring waktu. (wn)