Wanita Network

Ketika Anda Inginkan Perceraian...

Foto: Unsplash

 

Ini mungkin akan menjadi salah satu percakapan paling sulit dan menyakitkan yang pernah Anda miliki, bahkan jika Anda berdua sadar bahwa pernikahan Anda telah bermasalah selama beberapa waktu.

 

Anda (dan pasangan Anda) mungkin akan mengingat percakapan ini selama sisa hidup Anda. Psikolog Ann Gold Buscho, Ph.D., seperti dikutip psychologytoday.com, memberikan  beberapa tips penting untuk membantu Anda mengatur pikiran dan mempersiapkan diri secara emosional:

 

1. Apakah berpisah sudah merupakan keputusan yang tepat?

Setelah Anda memberi tahu pasangan bahwa Anda ingin berpisah, Anda tidak dapat mengambil kata-kata itu kembali. Jadi, luangkan waktu Anda dan pikirkan kembali dengan cermat keputusan Anda. Anda mungkin ingin berkonsultasi dengan psikolog atau mendiskusikan keputusan Anda dengan orang tua atau teman terdekat Anda.

 

2. Sampaikan keputusan Anda di saat yang tepat

Percakapan tentang perpisahan tidak boleh dilakukan dengan tergesa-gesa, selama pertengkaran, atau pada hari penting bagi pasangan atau keluarga Anda. Misalnya, memberi tahu keputusan saat Natal tentu akan merusak liburan keluarga yang sudah direncanakan lama. Memberitahu pasangan pada hari pertama mereka di pekerjaan baru juga tidak tepat.

 

3. Bicarakan hanya berdua tanpa anak-anak (jikan Anda punya anak)

Beri tahu pasangan bahwa Anda ingin berbicara. Anda dapat berbicara di rumah jika itu terasa nyaman dan aman, atau Anda dapat memilih tempat netral seperti kedai kopi. Jika Anda khawatir dengan reaksinya, minta pasangan Anda untuk bergabung dengan Anda dalam pertemuan dengan psikolog di mana Anda dapat membicarakan keputusan Anda.

 

4. Bersiaplah untuk reaksi pasangan Anda

Apakah dia akan terkejut dengan keputusan Anda? Biasanya, orang tahu bahwa hubungan mereka tidak baik. Apa pun reaksinya, jangan terlibat pertikaian, dan jangan bersikap defensif. Tetap tenang dan katakan dalam hati: “Pernikahan kami sudah berakhir, kami telah mencoba yang terbaik, tetapi saya tidak bahagia, dan saya tidak bisa melakukan ini lagi.” Hindari semua pernyataan menyalahkan satu sama lain.

 

5. Berikan waktu pada pasangan untuk mengambil keputusan

Sebaiknya Anda memberi waktu pasangan untuk mengambil keputusan sebelum memberi tahu orang lain termasuk anak-anak. Dan ingat, saat mendiskusikan proses perceraian, jangan mulai bernegosiasi tentang harta gono gini. Jika Anda meninggalkan pasangan yang kasar, buatlah rencana keselamatan untuk diri sendiri dan anak-anak sebelum berbicara dengan pasangan Anda. Berbicaralah dengan seorang pengacara tentang cara melindungi diri Anda. (wn)

 

Artikel Terpopuler

Emagz