Wanita Network

Light Up the Sky, Kisah Hidup Jennie, Rose, Jisoo Dan Lisa Sebelum Menjadi BLACKPINK


Foto-foto: Netflix

Film dokumenter Light Up the Sky yang tayang di Netflix mengungkap Blackpink, K-pop idol beranggotakan empat gadis cantik berbakat besar yang kini meroket menjadi superstar dunia. Film yang diproduksi pada musim gugur tahun llau hingga selesai pada Februari lalu ini membuka fakta, seperti apakah hidup Jisoo, Jennie, Rose dan Lisa sebelum menjadi idol yang glamor seperti sekarang ini.

Jadi, siapakah mereka? 

 

Jisoo

Dia adalahh unnie (kakak perempuan) dari Blackpink. Wanita berusia 25 tahun ini lahir di Sanbon, Provinsi Gyeonggi-do, Korea Selatan. Ia tinggal serumah dengan orang tua, saudara kandung dan kakek neneknya.
"Hidup saya sangat berbeda dengan yang dibayangkan orang-orang,” kata Jisoo. "Dulu, saya ingin jadi penulis atau pelukis meski sebetulnya saya tidak pintar-pintar amat menggambar. Saya ikut klub drama ketika di kelas 11, dan orang-orang menyuruh saya untuk ikut audisi agar mendapatkan pengalaman. Audisi pertama saya dengan YG [Entertainment]. Saya tidak tahu banyak tentang YG sebelumnya, karena saya merasa ini hal yang sangat jauh dengan saya. Saya tidak pernah berpikir akan melakukannya.”

Jisoo lolos audisi dan menjadi trainee selama 5 tahun bersama anggota Blackpink lain. Mereka mengambil 3-4 kelas dance tiap hari sebagai tambahan latihan vocal dari 2 atau 3 guru vocal. Jisoo adalah lead vocalist Blackpink dan co-writer lagu Lovesick Girls dari album pertama mereka, The Album. Jisoo juga menjadi member pertama yang bermain drama, yaitu di K-drama berjudul Snowdrop yang sedang dalam produksi
Jisoo fasih berbahasa Korea, Jepang dan China ini memiliki anjing jenis Maltese yang diberi nama Dalgom.
 



Jennie

Idol berusia 24 tahun ini lahir di Korea dan dibesarkan di Seoul hingga usia 10 tahun sebelum ia bersama mamanya pindah ke Australia dan New Zealand. Mamanya kemudian menantangnya untuk hidup sendiri di New Zealand. "Dari usia 10 sampai 15, saya tinggal di New Zealand. Saya tidak pernah tinggal lama dengan mama hingga saat ini,” katanya

Pada usia 15 tahun, Jennie memutuskan ingin pindah ke Amerika. Namun, ketika ia kembali ke New Zealand untuk mengangkut semua barangnya, ia baru menyadari kalau dirinya ingin menjadi penyanyi. “Saya juga tidak tahu dari mana asal keinginan itu,” katanya.

Jennie pun menjalani audisi dengan YG, dan lolos untuk menjalani training selama 5 tahun. Saat ini, main rapper-nya Blackpink ini dinilai sebagai anggota yang paling popular dan anggota pertama yang memiliki lagu solo yang sudah ditonton lebih dari 540 juta di Youtube.
 
Yang bikin tak percaya, Jennie ternyata pemalu. Begitu menurut instruktur pilatesnya, Jessie Yeo. “Iya, saya super pemalu,” kata Jennie.
Menurut Jessie Yeo, begitu mereka sudah dekat, Jennie adalah orang yang setia, manis, dan teman yang baik. “Begitu saya liat dia di televise memang dia superstar, tapi di luar dia sangat membumi,” ujar Jessie.
 



Rosé

Idol yang memiliki nama lengkap Park Chaeyoung atau Roseanne Park lahir di New Zealand, sebelum kemudian pindah ke Australia ketika berusia 8 tahun.  Dalam film Light Up the Sky, Rosé, mengatakan bahwa ayahnya lah yang mengenali kecintaannya pada musik dan menyarankannya untuk menapak karier di bidang ini.

"Ayah seperti….yeah, kamu harus, kamu tahu, kamu harus mencoba sesuatu di bidang musik ini, kalau tidak di usia 25 kamu akan menyesal karena kamu tidak pernah mencoba," kata Rosé.
 
Di usia 16 tahun, Rose lolos audisi. “Mereka menelepon, bisakah kamu terbang ke Korea dalam waktu dua bulan ini? Hidup saya pun berubah. Saya keluar dari sekolah saya di Australia. Saya tidak pernah membayangkan akan hidup berpisah dengan keluarga. Bahkan saya belum pernah pergi dari rumah lebih dari dua minggu.”
 
Ketika Rose sampai di asrama milik YG tempatnya tinggal selama training yang ia jalani selama 4 tahun, ia ditempatkan satu kamar dengan Jennie, Jisoo, dan Lisa. Lisa melihat Rose membawa gitar dan memintanya memainkan gitar itu. “Itulah kami berempat. Saya tidak pernah tahu, tetapi kami selalu berempat. Kami nyanyi sampai pagi, keempat-empatnya nyanyi, dan salah seorang dari kami yang mengharmonisasi. Saya pikir itu Jisoo. Sungguh menyenangkan,” kata Rose.
 
Rose yang kini berusia 23 tahun merupakan main vocalist di Blackpink. Selain rajin berlatih, di sela-sela kesibukannya, Rose juga belajar menulis lagu sendiri dengan gitar dan piano, dua alat music yang ia kuasai.

"Saya suka sulit tidur karena banyak hal yang ada di kepala saya. Bernyanyi menjadi salah satu cara meredakan stress dan saya sungguh-sungguh merasa sadar saat melakukannya,” ujarnya.
 
Rose juga mengatakan, kadang-kadang ia sungguh merindukan masa-masa menjadi trainee. Karena di masa itu, mereka dikelilingi music setiap hari. “Tapi sekarang banyak pekerjaan yang harus kami selesaikan, sehingga saya harus menyisihkan waktu untuk main music. Dan itu adanya di malam hari, waktu yang harusnya dibuat tidur,” katanya.
 



Lisa

Lisa adalah anggota Blackpink dengan pengikut Instagram terbanyak. Lisa adalah orang Thailand, dan lahir dengan nama Pranpriya Manoban di Provinsi Buriram sebelum pindah ke Bangkok ketika usianya 3 tahun.
 
Menurut Lisa, sejak kecil ia gemar menyanyi dan menari. Karena itu, ketika TK, mamanya memasukkan dia ke les menari dan menyanyi. Bakat Lisa kian terasah dengan mengikuti ebrbagai kompetisi sejak usia muda. Dalam audisi YG pada tahun 2010, ia satu-satunya yang lolos dari 4.000 peserta.

"Setelah menyelesiakan audisi, saya menunggu telepon. Menunggu..menunggu..dan menunggu. Dua bulan saya menunggu hingga akhirnya mereka menelepon,” kata Lisa.
Namun, Lisa adalah anak mama. Jadi, ketika ia harus pindah ke Korea tanpa mamanya, ia sadar bahwa ia harus bisa semuanya sendiri. “Saya masih anak-anak, baru 14 tahun. Saya tidak bisa bahsa Korea, dan yang sya tahu hanya bagaimana mengucapkan 'hello,' dalam bahasa Korea. Itu benar-benar hidup baru,” kata Lisa.
 
Untungnya, ada Jennie, satu-satunya orang yang bisa diajak bicara dalam bahasa Inggris. “Saya bisa bicara dengannya, terutama ketika ada apa-apa, saya bisa ngomong sama dia,” kata Lisa.
 
Resmi bergabung YG sebagai pada 2011, Lisa menjalani masa pelatihan selama 5 tahun. Dan selama itu, Lisa mendesain koreografi dari setiap Latihan tari. "Di akhir tiap bulan, semua bis dan produser akan datang, kami harus tampil secara solo atau grup,” kata Rose di film documenter itu. “Karena itu, kita harus punya rencana sendiri. Ketika ada orang lain yang bertanggung jawab pada vokal, tapi saya selalu mengambil peran di tarian. Jadi, setiap bulan..ya setiap bulan selama 5 tahun aku membuat koreo,” ujar Lisa.

Saat ini, Lisa adalah main rapper dan lead dancer di Blackpink. Di YG ia merupakan orang non-Korea pertama yang berhasil debut. Penyuka busana dan aksesori vintage yang selalu pergi ke toko benda-benda vintage setiap kali ia melakukan perjalanan ini mengaku sangat dekat dengan Rose karena umur dan selera yang sama. “Karena kami sama-sama berasal dari luar negeri, kami jadi dekat satu sama lain dan saling mendukung terutama di masa-masa berat. Kami seperti dua kacang dalam satu polong,” ujarnya. (wn)


Baca Juga:

Wow! 7 Anggota BTS Ditemukan Dengan Cara Yang Tak Biasa, Bahkan Ada Yang Nyaris Tak Lolos Debut

 Proyek Baru NCT 2020: RESONANCE, 2 Member Baru Bergabung