Wanita Network

Ini Kata Pakar Saat Rutinitas Meredupkan Gairah Seksual


Foto: Pexels

 
Noni, seorang wanita berusia 34 tahun, merasakan belakangan suaminya menjadi dingin di ranjang. Usia suaminya 10 tahun lebih tua darinya.
 
“Saat baru menikah, kami sempat menjalani LDR. Namun, hubungan seks kami sangat sangat menggairahkan. Namun, sejak kami sudah tingga bersama satu rumah, segala sesuatu jadi serba rutin, termasuk dalam hubungan suami istri. Ia selalu melakukan dengan posisi yang sama, dan harus di hari-hari yang sama setiap minggunya. Bila saya menginginkannya di luar jadwal itu, siap-siap gigit jari, deh,” ujarnya.
 
Menurut Noni, ia jadi sulit mendapatkan orgasme. Apalagi, ia merasa dalam ciumanpun, suaminya terkesan ogah-ogahan. “Tak ada lagi saling tatap mata selama bercinta seperti dulu,” katanya.
 
Noni mengaku sangat mencintai suaminya, dan tidak ingin apa yang ia rasakan saat ini akan menjadi kerikil dalam pernikahan mereka. Sebetulnya, apa yang terjadi?
 
Menurut Pamela Stephenson Connolly, seorang psychotherapist yang fokus pada gangguan seksual seperti dikutip dari TheGuardian.com, Noni masih dalam fase memahami satu sama lain, seperti apa, sih, bentuk hubungan yang bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama. Sejauh ini, Noni menemukan, bahwa hubungan yang penuh gairah yang membuatnya bahagia tak lagi eksis.
 
Namun yang harus disadari, selalu ada fase yang stabil atau bahwa penurunan tensi erotis ketika kedua orang memiliki akses mudah satu sama lain. Bisa setiap hari bertemu dan berhubungan seksual, kadang-kadang justru membuat seseorang malas melakukannya.
 
Meski sedang dalam masa seperti ini, bukan berarti cinta pasangan terhadap kita jadi berkurang. Apa yang terjadi pada suami Noni misalnya, bisa jadi karena ia sudah menemukan tingkat kenyamanan dan gairah yang tinggi akibat jarang bertemu karena hubungan LDR sudah tak ada lagi. Karena itu, bisa dicoba untuk mencoba melakukan intimasi di tempat-tempat yang dulu membuat hubungan seks sangat menggairahkan, misalnya ciuman di mobil atau menyewa kamar hotel.
 
Yang pasti, Noni perlu memiliki kesabaran. Bisa jadi, apa yang dilakukan suaminya ini hanya sementara saja, karena segala sesuatu bisa berkembang ke kondisi yang lebih baik, meski mungkin tidak disadari oleh suaminya. Apalagi di tengah pandemi COVID-19 seperti saat ini, harus selalu berada di rumah dan risiko tertular dan kondisi finansial yang bisa terganggu bisa menjadi pemicu stress yang bisa menganggu kehidupan seksual pasangan suami istri. Jadi, selain mencoba hal-hal baru, kesabaran menjadi kata kunci. (wn)


Baca Juga:

Seks Aman Setelah Serangan Jantung