Wanita Network

Studi Terkini: Wanita Tengah Baya Masih Memandang Penting Berhubungan Seksual

 
Foto: Pexels


Sering mendengar pernyataan bahwa makin bertambah usia, wanita merasa hubungan seksual makin tak tersa penting. Tapi, menurut penelitian dari University of Pittsburgh, didapatkan hasil bahwa hal itu ternyata tidak terbukti, berdasarkan jawaban dari para pasien yang menjadi responden.
 
Penelitian ini mengumpulkan pendapat lebih dari 3.200 wanita usia 40 sampai 55 tahun. Hasilnya, lebih dari seperempat (27%) mengatakan bahwa hubungan seksual adalah hal penting dalam kehidupan di usia setengah baya mereka.
 
Karena itu, para dokter yang terlibat pada penelitian ini mengatakan, tidak normal bila wanita mengkaitkan seksual dengan umur.  Menurut peneliti, ketimbang mengatakan berkurangnya keinginan untuk berhubungan seksual karena menjadi bagian dari proses penuaan, lebih baik menyadari bahwa ada faktor-faktor lain yang membuat wanita kurang berminat berhubungan intim. Salah satunya adalah vagina yang kering.
 
“Dalam literatur sebelumnya dilaporkan bahwa pentingnya seks menurun setelah wanita mencapai usia setengah baya. Tapi, studi kami menemukan bahwa lebih dari seperempat responden mengaku tetap merasa penting untuk berhubungan seksual meski usianya sudah mencapai setengah baya,” ujar ketua peneliti Dr Holly Thomas.
 
Hasil yang dipresentasikan secara virtual di konferensi North American Menopause Society (NAMS) juga menyebutkan bahwa hamper separuh responden (45%) mengatakan bahwa seks adalah sesuatu yang penting di usia setengah baya, tapi memang secara frekuensi mulai berkurang.
 
Kondisi menopause memang bisa menyebabkan vagina kering, yang bisa menyebabkan hubungan seks jadi tidak menyenangkan dan sakit jika tidak diatasi. Selain itu, hot flushes dan mood swings juga bisa membuat wanita merasa tidak mood untuk hubungan intim.
 
“Studi ini menunjukkan hal paling substansial yaitu wanita masih meras apenting untuk berhubungan seksual meski usia bertambah. Dan ini hal yang normal,” imbuh Dr Thomas.
 
Dr Stephanie Faubion dari NAMS yang tidak terlibat dalam studi itu mengatakan bahwa temuan ini sungguh melegakan. “Bahwa ada seperempat wanita yang merasa bahwa seks adalah sesuatu yang penting,” katanya.

Studi ini juga melihat lebih detail perilaku seksual berdasarkan etnis responden. Ternyata pada wanita kulit hitam mengatakan bahwa penetrasi merupakan hal yang penting dalam hubungan seksual. Sementara China dan Jepang mengatakan kalau seks bukan lagi hal penting. Mereka juga mengatakan bahwa ada penurunan libidonya.
 
Karena itu, peneliti lebih menitikberatkan hasil ini lebih disebabkan faktor sosiokultur daripada biologis. Bagaimana cara pandang suatu masyarakat dalam hal seks, terutama seks untuk orang-orang berusia setengah baya.(wn)


Baca Juga:

Begini Cara Mengelola Cemburu

17 Pertanyaan Antibosan buat Pasangan