Wanita Network

Hati-hati, Menyantap Makanan Ini Malah Bikin Tambah Lapar!

Foto: Pexels

 

Habis makan tapi, kok, rasanya malah ingin makan lagi dan lagi, ya? Pada dasarnya memang ada makanan yang punya efek seperti itu, dan biasa kita santap sehari-hari. Ini beberapa di antaranya, seperti dilansir Eat This, Not That!

 

Roti

Roti di sini adalah roti putih, yang pastinya biasa kita jumpai dan konsumsi pula, termasuk biskuit dan makanan lain dari biji-bijian yang diolah. Sebab, seperti dijelaskan oleh pakar diet Julieanna Hever, MS, RD, CPT, serat pada biji-bijian tersisihkan saat proses pengolahan, padahal serat akan memberi rasa kenyang. Itulah kenapa menandaskan roti lebih mudah ketimbang nasi merah.

 

Keju

Julieanna menjelaskan bahwa sejak bayi manusia secara alami memiliki ‘candu’ terhadap protein yang terdapat pada susu. Ini berguna untuk bayi terus mengonsumsi air susu ibunya. Keju, sebagai wujud konsentrat dari susu, memiliki efek serupa. Protein, ditambah lemak yang tinggi serta kandungan garamnya, jadi alasan mengapa kita terobsesi kepada keju.

 

Baca juga: Ternyata Popcorn Baik Untuk Diet, Ini Alasannya

 

Putih telur

Memang putih telur kaya protein, namun vitamin, mineral, dan lemak yang bermanfaat banyak terdapat pada kuning telur. Sebuah analisa di American Journal of Clinical Nutrition melaporkan bahwa lemak jenuh, seperti pada kuning telur, tidak meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, stroke, atau penyakit pembuluh darah koroner, seperti diungkapkan oleh nutrisionis Kayleen St. John.

 

“Lemak jenuh pada kuning telur tidak hanya memberi rasa kenyang, tapi juga diperlukan untuk produksi hormon dan penyerapan beberapa vitamin dan mineral oleh tubuh,” terangnya. “Contohnya, Vitamin A (baik untuk kulit dan sistem imun), Vitamin B untuk energi, dan kolin yang mendukung kesehatan otak dan otot.”

 

Bagel dan croissant

Nampaknya dua makanan ini cukup besar ukurannya dan mengenyangkan, ya. Tapi, “Bagel dan croissant terbuat dari gula putih dan tepung,” tutur pakar diet Lisa hasyim. “Hasilnya, gula darah Anda melonjak kemdian ‘runtuh’, sehingga menyebabkan Anda lebih lapad daripada sebelunya.”

 

Baca juga: Jangan Sampai Kegemukan!

 

Jadi, kalau Anda sedang berusaha menurunkan berat badan, pertimbangkan kembali, deh, saat ingin menyantap makanan di atas. The more you have, the more you crave! (wn)