Wanita Network

Waktunya Imunisasi Anak Di Tengah Corona?

Foto: Pexels

 

Pandemi COVID-19 yang ditetapkan pemerintah sebagai bencana non-alam memang mengharuskan kita untuk ikut serta melakukan upaya pencegahan penyebaran virus melalui pembatasan sosial di antaranya adalah pembatasan kerumunan orang, pembatasan perjalanan, pemberlakuan isolasi, penundaan dan pembatalan acara, serta penutupan fasilitas dan pengaturan pelayanan publik. 

 

Kondisi ini tentu berpengaruh terhadap jadwal dan tata cara pelayanan imunisasi baik di posyandu, puskesmas maupun di fasilitas kesehatan lainnya termasuk swasta. Banyak orang tua khawatir untuk memberikan imunisasi bagi anaknya, dan tidak sedikit pula petugas kesehatan ragu-ragu dalam menyelenggarakan pelayanan imunisasi di tengah pandemi COVID-19, bisa jadi disebabkan ketidaktahuan atau karena belum adanya petunjuk teknis yang tersedia.

 

“Kalau kondisi ini terus dibiarkan, maka cakupan imunisasi nasional akan turun, sehingga kekebalan komunitas tidak terbentuk lagi dan pada akhirnya cakupan imunisasi yang rendah ini bisa menyebabkan terjadinya KLB PD3I seperti Campak, Rubela, Difteri, Polio dan lainnya,” ujar dr. Ahmad Yurianto, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI, dalam  kata pengantar Petunjuk Teknis Pelayanan Imunisasi pada Masa Pandemi COVID-19.

 

Lebih lanjut, dr. Ahmad Yurianto, yang juga juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menegaskan bahwa  imunisasi tidak boleh dihentikan meskipun di tengah pandemi COVID-19, Imunisasi rutin harus tetap diberikan, tentunya dengan memperhatikan prinsip Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI).

 

Bagi para orang tua yang hendak mengantar anak-anak mendapatkan imunisasi, berikut ini panduannya:

 

Sebelum imunisasi:

 1/ Memastikan anak dalam kondisi sehat untuk diimunisasi. Jika anak sakit seperti demam, batuk, pilek, diare, ada riwayat kontak dengan OTG/ODP/PDP/konfirmasi COVID-19 dan lain-lain segera hubungi petugas kesehatan untuk menunda dan membuat jadwal ulang sesudah anak sehat kembali.

 

2/ Menyiapkan buku KIA atau buku catatan imunisasi anak untuk dibawa ke puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya

 

3/  Memastikan orang tua atau pengantar dalam keadaan sehat ke posyandu (tidak batuk, pilek, demam, dan lain-lain) dan tidak ada riwayat kontak dengan OTG/ODP/PDP/konfirmasi COVID-19

 

4/  Mengatur dan menyiapkan cara dan rute untuk ke puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya esok hari agar datang tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan

 

5/  Menyiapkan masker kain untuk dikenakan pengantar ke puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya (anak dibawah usia 2 tahun tidak perlu menggunakan masker).

 

Pada saat imunisasi:

1/  Menggunakan masker kain bagi orang tua atau pengantar ke puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya dan bawa buku KIA atau buku catatan imunisasi anak

 

2/  Datang sesuai jadwal imunisasi yang telah ditentukan oleh petugas kesehatan.

 

3/ Pada saat tiba di Puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya, segera cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau hand sanitizer sebelum masuk ke ruang/tempat pelayanan imunisasi.

 

4/  Lakukan pendaftaran dan sesudah itu duduk di ruang tunggu sebelum imunisasi dan 30 menit sesudah imunisasi dengan prinsip menjaga jarak aman 1 – 2 meter (tidak berjalan – jalan ke area lain di Puskesmas atau fasilitas kesehatan yang memberikan layanan imunisasi).

 

5/  Sesudah pelayanan imunisasi di puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya selesai, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer dan segera pulang ke rumah.

 

6/  Segera membersikan diri atau mandi dan cuci rambut serta mengganti semua kain/linen anak dan pengantar (pakaian, bedong, gendongan) dan lain – lain yang dibawa ke puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya.

 

7/  Menyimpan buku KIA atau buku catatan imunisasi di tempat yang aman dan mudah ditemukan untuk dibawa kembali pada jadwal yang ditentukan oleh petugas Kesehatan; 8. Menghubungi petugas kesehatan atau kader apabila terdapat keluhan sesudah imunisasi. (wn)

 

Sumber: Petunjuk Teknis Pelayanan Imunisasi pada masa Pandemi COVID-19.

 

Baca juga:

Cara Menyusui bagi Ibu Positif Covid-19

Kini Anak-anak juga Rentan Terkena Virus Corona