Wanita Network

Semarah Apapun, Jangan Katakan 5 Hal Ini Pada Anak


Foto: Pexels


Menjadi orang tua memang proses yang harus dipelajari terus menerus. Memang sangat menyenangkan bila antara orang tua dan anak kompak selalu, namun kenyataan seringkali tak seindah harapan, bukan?
 
Tidak bisa dimungkiri kalau seringkali orang tua merasa frustasi karena kelakuan anak-anak yang tidak seperti yang diharapkan. Bagaimana pun, baik orang tua atau anak adalah manusia biasa, yang tentu saja tidak ada yang sempurna.
 
Namun, ada beberapa hal yang tak boleh diucapkan orang tua, sekesal apapun pada anak seperti dikutip dari childdevelopmentinfo.com:
 

“Andaikan kamu tak pernah lahir.”
Jangan! Tidak boleh ada satu anak pun yang mendengar komentar seperti ini. Bahkan ketika Anda berada di puncak emosi dan frustasi saat anak berbuat nakal. Sedikit tip, gigitlah lidah Anda ketika Anda benar-benar sedang marah agar terhindar mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan. Kata-kata ini tidak hanya menyakiti perasaan anak, tetapi juga bisa merusak kepercayaan diri mereka.
 

“Cepatan, kalau nggak ibu tinggal, lho.”
Anak-anak belum sepenuhnya mengerti konsep waktu layaknya orang dewasa. Kalau Anda mengatakan hal itu, maka anak bisa merasa bahwa dia ditinggalkan yang akan meningkatkan ketakutan mereka.
 

“Kamu tak pernah melakukan apa yang ibu minta.”
Bila Anda berkata seperti ini terus menerus, maka anak akan merasa bahwa mereka tidak bisa melakukan apa-apa dengan benar. Gantilah dengan kata-kata, “Ibu lebih suka kamu menggunakan cara ini.” Selain itu, cobalah meminta mereka dengan kalimat yang jelas, sehingga mereka bisa mengerjakan apa yang Anda inginkan.
 

“Andai kamu seperti kakak/adik kamu.”
Tidak ada seorang pun yang suka dibandingkan dengan orang lain. Setiap orang ingin diapresiasi karena seperti apa adanya diri mereka. Dengan mengatakan hal tersebut, Anda hanya akan membuat anak-anak merasa tidak mampu dan meningkatkan persaingan antar saudara (sibling rivalry). Daripada membandingkan antar anak, lebih baik kenali perbedaan serta kelebihan masing-masing. Rayakan perbedaan itu dan cintai mere kapa adanya.
 

“Kita tak mampu beli itu…”
Terlalu sering mengatakan hal ini bisa membuat anak berpikir bahwa uang bisa membeli kebahagiaan. Mereka juga bisa berkesimpulan bahwa keluarganya tengah berada dalam kondisi kesulitan keuangan, entah itu benar atau tidak. Jika Anda memang tidak mampu membeli sesuatu, daripada bilang “kita tidak mampu beli itu”, lebih baik tidak memberikan alas an apapun saat Anda bilang ‘tidak’ atas permintaannya membeli barang tersebut. (wn)


Baca Juga:

Jangan Khawatir ‘Bau Tangan’, Karena Menggendong Baik Untuk Perkembangan Otak Bayi

Menjadi Orang Tua Baru, Cut Meyriska dan Roger Danuarta Bagi Tugas Mengurus Buah Hati