Wanita Network

Istirahat dan Jaga Paru-Paru! Kita Perlu Lakukan Ini di Tengah Pandemi

Foto: Pexels

 

Selain sering-sering cuci tangan dan melakukan social distancing, apa yang harus kita lakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh agar terhindar dari infeksi corona?

 

Lindungi paru-paru

Dokter dan dosen mata kuliah penyakit infeksi di Liverpool School of Tropical Medicine Tom Wingfield mengatakan, kita harus menghindari segala sesuatu yang bisa merusak paru-paru. Jadi, berhentilah merokok dan jangan mau menjadi perokok pasif.  Asap yang keluar saat kita membakar sesuatu juga tidak baik untuk paru-paru, dan jika kita memiliki alergi, bisa mengiritasi paru-paru. “Hindari sebisa mungkin,” kata dr Tom Wingfield seperti dikutip theGuardian.com.

 

Kabar baiknya, kebijakan #dirumahaja ternyata menurunkan tingkat polusi udara. “Olahraga aerobik juga baik untuk paru-paru,” ujar dr Wingfield.

 

Tingkatkan sistem imunitas

Ingat, tidak ada suplemen yang ajaib. Nasehatnya adalah, kurangi konsumsi alkohol, olahraga, tidur yang cukup dan redakan stress. Diet yang seimbang, perbanyak porsi sayur dan buah juga penting.

 

Berjemur tiap pagi juga kaya manfaat. Kebayakan orang kekurangan Vitamin D karena tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup. Karena itu, bila kita memang merasa tidak cukup mendapatkan sinar matahari, maka bisa diperoleh dari minum suplemen Vitamin D.

 

Segera istirahat begitu merasakan gejala

Banyak orang yang positif terinfeksi Covid mengatakan tubuh mereka terasa lelah, setidaknya sehari mereka pernah mengalaminya. Karena itu, begitu Anda merasakannya, tidak perlu merasa harus kuat. Saat itu, tubuh kita sedang menggunakan energi yang ada untuk melawan infeksi dan mempengaruhi setiap sel tubuh sehingga kita merasakan lelah.

 

Meski ada yang terinfeksi dan mengalami gejala ringan saja, sebetulnya tetap ada hari-hari ketika kita merasa kelelahan dan rasa sakit di beberapa bagian tubuh.  Anda memang bisa beraktivitas ringan seperti membuat makanan sederhana sendiri, namun jangan melakukan hal-hal lain yang lebih berat lagi. Segeralah beristirahat di tempat tidur.

 

Begitu Anda merasakan adanya demam, itu artinya tubuh mulai menggunakan energi untuk meningkatkan suhu tubuh dengan harapan panas tubuh akan membuat virus kesulitan bereproduksi. Karena itu, Anda tidak perlu menunggu sampai merasakan demam untuk istirahat, karena Anda hanya akan menyia-nyiakan energi yang harusnya digunakan tubuh untuk melawan virus.

 

Banyak minum

Setiap orang harus minum setidaknya sebanyak 2-3 liter per hari. Ketika kita sedang demam, kita bisa mengalami dehidrasi, sehingga kita harus memastikan tidak mengalaminya dengan banyak minum. Salah satu tanda dehidrasi adalah ketika kita merasa tidak ingin pipis dalam waktu yang lama, sehingga kita harus segera mencari pertolongan medis.

 

Apa yang dilakukan saat demam?

Minum parasetamol. Itulah yang direkomendasikan dr Tom Wingfield.

 

Suplemen bukanlah obat

Selama pandemi ini, kita banyak dinasehati untuk minum tablet vitamin C.  Namun yang harus diingat, minum tablet vitamin C tidak menjamin kita akan bebas infeksi, lho. Karena itu, jangan minum vitamin dan suplemen secara berlebihan karena akan menjadi beban bagi ginjal.

 

Selain itu, jangan meletakkan kesehatan kita pada superfood. Misalnya, ada yang bilang harus banyak makan ‘makanan basa’ yang kabarnya bisa melawan virus. Faktanya, virus tidak memiliki kadar pH, dan kita tidak bisa mengubah kadar pH tubuh lewat makanan. Lebih baik kembali ke cara-cara yang sudah dinasehatkan untuk meningkatkan imun tubuh, seperti yang diterangkan di atas. (wn)

Artikel Terpopuler

Emagz