Wanita Network

5 Sinyal Tubuh yang Penting Diperhatikan



Tubuh akan membantu Anda terhindar dari berbagai ancaman kesehatan dengan memancarkan tanda-tanda bahaya, seperti lima sinyal berikut, yang merujuk pada gangguan kesehatan yang perlu Anda kenali. Setelah itu, ada baiknya Anda berkonsultasi ke dokter.
1. Bola mata seperti ditusuk-tusuk
Mendadak mata Anda terasa sakit, seperti ditusuki puluhan jarum. Hanya karena kemunculannya tidak lama dan bersifat sesekali, bukan berarti keluhan ini bisa Anda abaikan begitu saja. 

Jangan mengambil diagnosis sendiri sembarangan, dengan mengatakan bahwa ini hanyalah keluhan capek pada mata karena terlalu lama bekerja di depan komputer. Atau lebih gawat lagi, Anda langsung menetesi bola mata Anda dengan obat tetes mata, tanpa berkonsultasi pada dokter.

Bisa jadi rasa sakit yang menyerang bola mata ini merupakan gejala serangan glaukoma; apalagi jika Anda merasakannya terus-menerus, diikuti mata merah dan berair. Menetesinya secara sembarang dengan obat tetes mata yang mengandung steroid justru bisa meningkatkan tekanan pada bola mata. Kondisi terparahnya, Anda bisa buta!

Jadi, jika Anda mengalami hal ini, lebih baik segera berkonsultasi ke dokter. Lebih menyenangkan jika ternyata diagnosis dokter hanya penyakit ringan, kan....

2. Telinga berdenging
Pernahkah Anda dikagetkan oleh dengingan yang muncul tiba-tiba dari dalam telinga? Dengingan ini bisa muncul di kedua telinga, atau bisa hanya di salah satu saja dengan intensitas dengingngan sedang hingg tinggi. Ada yang bertahan lama, tapi ada juga yang datang dan pergi. 

Mereka yang tidak paham hanya menganggapnya sebagai udara yang terperangkap di telinga, lalu melupakannya begitu saja. Padahal, dengingan telinga yang oleh dunia kedokteran dikenal dengan istilah tinnitus ini bisa menandai adanya gangguan fisik yang lebih serius, seperti tekanan darah tinggi, atau bisa juga gangguan tiroid.

Tak usah cemas dulu, berkonsultasilah ke dokter, dan cek darah jika perlu.

3. Ujung jari terasa sakit
Anda merasakan sakit di bagian ujung jemari, terutama saat Anda menekannya. Tetapi, rasa sakit ini hanya sementara, sehingga banyak yang kemudian mengabaikannya, sampai kemudian rasa sakit itu datang kembali. 

Dunia kedokteran mengenal sindrom Raynaud yang ditandai rasa nyeri di ujung jemari. Sindroma ini mengakibatkan arteri di bagian telapak tangan dan kaki menyempit, sehingga sirkulasi darah di daerah itu menurun.

Sirkulasi darah yang tidak lancar menyebabkan jemari terlihat kebiruan dan terasa dingin. Ketika tangan mulai menghangat, kulit jemari menjadi pink diikuti dengan sensasi nyeri di bagian ujung jemari. Sekitar 60%-90% sindroma Raynaud terjadi pada wanita muda.

Penyebabnya berbeda untuk tiap individu; untuk lebih jelasnya, Anda berkonsultasi ke dokter saja.

4. Nyeri di bawah iga kanan
Anda merasakan nyeri di bagian perut sebelah, tepat di bawah tulang iga. Anda berpikir, ah, ini pasti hanya angin yang terperangkap di otot. Setelah dikerik atau ditempel koyo, pasti akan hilang. Mungkin untuk sementara akan menjadi ringan, tapi tidak hilang. 

Cobalah menekan daerah perut kanan dan bernapaslah. Bila terasa sakit, hingga Anda harus menahan napas, maka kemungkinan besar Anda mengalami radang di kantong batu empedu.  

Biasanya serangan batu empedu ini awalnya meyerupai mag dan rasa nyerinya bisa menjalar hingga ke bahu atau daerah di antara tulang belikat. Tak heran, banyak yang menganggapnya sebagai sakit mag biasa, atau gejala masuk angin. 

Cegah pembentukan batu empedu dengan menerapkan pola makan kaya serat, mengganti karbohidrat sederhana dengan karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, dan menghindari makanan tinggi lemak. Namun jika nyeri tak juga hilang, Anda harus berkonsultasi ke spesialis penyakit dalam.

5. Kulit gatal-gatal
Tanpa alasan jelas, Anda sering terganggu oleh rasa gatal di kulit. Masalahnya, tak ada gigitan nyamuk, dan Anda tidak sedang melanggar larangan makanan yang bisa membuat alergi. 

Bisa jadi rasa gatal ini muncul karena kulit Anda sensitif terhadap debu. Tetapi, bisa juga ini merupakan kode tubuh bahwa fungsi hati atau ginjal Anda tengah mengalami gangguan. Satu lagi, kulit terasa gatal bisa juga karena psikosomatis karena Anda merasa stres.

Jika rasa gatal-gatal ini tak hilang dan mengganggu, sudah saatnya Anda memeriksakan diri ke dokter.

Foto: processingly on Unsplash