Wanita Network

Butuh Bantuan Psikologi Saat Pandemi, Coba ‘Sejiwa’

Foto: Pexels

 

Pemerintah Indonesia melalui Kantor Staf Presiden meluncurkan layanan psikologi untuk sehat jiwa (Sejiwa), Rabu (29/4) melalui kanal YouTube Kantor Staf Presiden (KSP). Ini merupakan layanan yang disediakan oleh Telkom yang selama ini telah membuka layanan kesehatan untuk masyarakat melalui nomor telepon 119. Untuk layanan psikologi Sejiwa, disediakan extention 8.

 

Sebanyak 162 psikolog yang disediakan oleh HIMPSI (Himpunan Psikolog Indonesia) akan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak secara psikologis, seperti perasaan tertekan, stres, cemas saat didiagnosis positif Covid-19 atau pun saat kehilangan pekerjaan.

 

Dalam sambutannya, Ketua KSP, Moeldoko mengatakan, adanya layanan psikologi untuk sehat jiwa ini membuktikan bahwa negara hadir untuk memberi keamanan serta keselamatan warganya. “Dampak yang ditimbulkan dari pandemi ini tidak hanya menyebabkan penyakit fisik saja, tetapi memberikan dampak psikologis baik pada penderita atau masyarakat luas. Karenanya, Sejiwa hadir untuk membantu masyarakat melewati kondisi pandemi ini,” jelas Dr. Moeldoko.

 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua HIMPSI, dr. Seger Handoyo memaparkan, perasaan khawatir, tertekan dan cemas apabila diolah dengan tepat maka bisa mengarahkan kita pada reaksi melindungi diri dengan tepat dan meningkatkan religiusitas. “Karena itulah pendampingan oleh psikolog sangat diperlukan dalam hal ini,” jelasnya.

 

Dalam press conference ini juga dihadirkan Sita Tyasutami yang memberikan testimoni sebagai penyintas kasus Covid-19 di Indonesia. Dia menceritakan bahwa tekanan secara psikologis bisa memberikan efek yang kurang baik terhadap imun tubuh. “Meski saya sudah dinyatakan sembuh dan boleh pulang ke rumah, saya harus masih konsultasi dengan psikolog untuk mengembalikan kondisi kesehatan saya. Tekanan dari luar sangat berpengaruh. Apalagi masyarakat masih sering mengonsumsi berita hoax,” ujar Sita.

 

Hadir pula dalam acara tersebut Johnny G. Plate (Menkominfo), I Gusti Ayu Bintang Darmawati (Menteri PPPA), dr. Bambang Wibowo (Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes), Doni Munardo (Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19), dan Ririek Adriansyah (Direktur Utama Telkom). (wn)