Wanita Network

Cara Usir Cemas Bila Anda Hanya Punya Waktu Satu Atau Empat Menit Saja

Foto: Pexels

 

Berdiam di rumah dan menjaga kesehatan saat ini menjadi dua hal penting di tengah pandemi corona virus. Meski begitu, “Sangat penting untuk menjaga ‘kesadaran’ kita,” ujar Lucy Atcheson, penulis buku Anxiety Attacks seperti dirilis theguardian.com.

 

Karena situasi berubah sangat cepat, kita perlu strategi dalam menghadapi kecemasan, entah berapa banyak waktu yang Anda miliki, mengingat Anda harus working form home, mengurus rumah sekaligus menemani anak-anak yang sedang home learning.

 

Satu Menit

“Bernafaslah untuk menenangkan diri,” ujar psikolog Linda Blair. “Hirup nafas perlahan melalui hidung, hitung sampai 3, tahan, lalu hembuskan nafas sambal berhitung sampai angka 6.” Melakukannya selama 10 kali, menurut Linda, bisa menurunkan hormon stress kortisol, dan meningkatkan rasa nyaman.

 

Sementara Lucy Atcheson merekomendasikan untuk duduk atau berdiri dengan kaki yang dibuka selebar pinggul dan menraik nafas, tahan, serta menghembuskan nafas, selama empat kali. Bernafas melalui hidung, terlebih saat kita merasa panik, disarankan karena kita tidak akan hiperventilasi atau kondisi ketika orang bernafas dengan sangat cepat atau bernafas dengan kecepatan yang tidak wajar.

 

Lima Menit

Anda punya waktu 5 menit? “Pelajari satu kata baru, pahami, dan coba gunakan,” kata Linda Blair. Bagi Anda yang ingin memperdalam Bahasa Inggris, bisa melihat di the word of the day-nya website Merriam-Webster.

 

Menurut Linda, sesederhana apapun apa yang kita lakukan untuk self-improvement, akan membuat kita merasa lebih percaya diri dan memegang kontrol diri untuk menghadapi hal yang lebih menantang kelak. “Adanya perasaan, ya, saya bergerak maju, ini sesuatu yang penting,” imbuhnya.

 

Sebetulnya, 5 menit itu adalah waktu yang panjang, lho, bila kita menerapkan mindfulness meditation.

 

Menurut Karen Atkinson, cofounder MindfulnessUK, memulai dengan pelan-pelan akan memberikan hasil yang maksimal. “Ini seperti membentuk otot tubuh, yaitu dengan memulai dari angkat beban yang ringan lalu kian lama kita tambah beratnya,” katanya.

 

Melihat keluar jendela bisa menjadi sarana latihan mindfulness meditation. Misalnya, dengan melihat bunga-bunga yang indah dan meresapi keindahannya dan membuang semua hal yang ada di pikiran dan hanya fokus ke keindahan si bunga. Belajarlah untuk fokus baik fisik dan pikiran Anda untuk melihat keindahan bunga.

 

Perlu 20 detik untuk merasakan pengalaman positif yang akan masuk ke memori otak. Jadi, mulailah untuk ‘berhenti’ sejenak dan merasakan semilir angin yang menyentuh kulit, dan dengan memfokuskan semua indera, maka kita akan bisa meredakan kecemasan.

 

10 Menit

Banyak hal yang bisa dilakukan selama 10 menit. “Tulislah surat untuk diri sendiri tentang hal-hal baik yang sudah Anda lakukan,” saran Lucy Atcheson. Bagaimana caranya? “Anda bisa memulai dengan pemikiran, ok, saya mau menulis surat kepada teman baik, yang itu adalah diri saya sendiri, dan aku ingin membuatnya bergembira. Hal ini akan menantang isi kepala Anda karena rasa cemas seringkali disebabkan karena kita tidak memiliki rasa percaya diri akan kemampuan kita,” imbuhnya.

 

Lucy menyarankan untuk menulis 3 hal yang patut Anda syukuri. Punya 10 menit untuk menemukan tiga hal, itu akan membuat Anda merasa aman.

 

20 Menit Tidur Siang

Kata kuncinya: power nap! “Ketika sedang cemas, kita akan berpikir emosional dan tidak menggunakan logika lagi,” kata Linda Blair. Karena itu, cara terbaik untuk mengembalikan logika adalah ‘pergi’ dari semuanya.

 

Tiduran telentang di lantai, tekuk lutut dan letakkan kedua tangan di samping badan. Putar alarm selama 20 menit dan kalau benar-benar tertidur, mintalah orang untuk membangunkan Anda ketika waktunya habis. Pejamkan mata dan tariklah nafas perlahan-lahan.

 

Jika Anda tidak juga tertidur, tidak apa-apa, karena apapun yang sedang perpacu di pikiran Anda lama-lama tidak akan punya energi, sehingga akan dinetralkan. Setelah 20 menit selesai, bergulinglah ke samping dan duduk. Setelah itu, Anda siap melakukan aktivitas yang lain.

 

14 Hari

Ya, kita diminta untuk di rumah saja selama 14 hari untuk memutus penularan virus corona. Karena itu, selain mengerjakan tugas-tugas kantor dan mendampingi anak belajar di rumah, kita harus membuat tujuan, arti dan kebahagiaan hidup kita sendiri.

 

“Bisa saja dengan membaca buku, olahraga dengan bantuan applikasi atau website, mencoba resep baru, atau chatting dengan teman yang biasanya kita tidak punya waktu untuk ngobrol dengan mereka,” ujar Lucy.

 

Ada baiknya juga memulai rutinitas sehat yang baru, misalnya memulai hari dengan bernafas dalam-dalam, dilanjutkan dengan olahraga. “Mungkin bisa mencoba yoga,” kata Lucy. Di internet banyak sekali situs yoga, dan Anda bisa memilih yang sesuai dan pas untuk diri Anda. (wn)