Wanita Network

Meditasi Tak Sesulit yang Dibayangkan, Lho!


Foto: Pixabay

Bagi sebagian orang, mengontrol pikiran pada saat melakukan meditasi itu bukan hal yang mudah. Hal inilah yang membuat kebanyakan orang enggan melakukan meditasi. Padahal manfaat meditasi bagi kesehatan maupun kehidupan secara umum sudah teruji secara ilmiah.
 
Jika Anda termasuk yang mengalami kesulitan bermeditasi, simak kata Youngey Mingyur Rinpoche, seorang guru meditasi asal Himalaya, Tibet ini. Menurutnya, meditasi tidaklah sesulit yang dibayangkan banyak orang.
 
Dijelaskannya, secara umum meditasi dibagi menjadi dua tipe, yaitu meditasi formal dan meditasi informal. Meditasi formal adalah meditasi yang dilakukan dengan persiapan dan perlengkapan tertentu, seperti alas duduk, busana yang nyaman, dan situasi ruangan yang mendukung.
 
Sementara meditasi informal, Anda tak perlu semua itu. “Di mana pun Anda berada, dalam situasi apa pun dan kapan pun, Anda bisa melakukannya. Bahkan saat Anda melakukan aktivitas lain seperti bekerja atau menyetir mobil.”
 
Pada prinsipnya, ia menjelaskan, meditasi adalah kegiatan melatih sistem pernapasan dengan menarik dan membuang napas yang dilakukan secara lebih relaks dan harus dihitung berapa kali jumlah napas dalam waktu tertentu. “Cara bernapasnya normal, seperti napas yang kita lakukan sehari-hari,” kata Rinpoche. “Bedanya, kalau biasanya kita bernapas tidak pernah kita sadari, kali ini kita kita sadari.”
 
Menghitung napas mutlak dan harus diingat selama bermeditasi. Dengan begitu kita akan fokus pada napas sehingga segala pikiran yang hilir mudik di dalam kepala akan teralihkan secara otomatis.
 
Ditambahkan Rinpoche, durasi meditasi bukan kunci dari keberhasilan meditasi. Yang lebih penting dari itu adalah kualitas. Ketika kita bisa meredam semua pikiran sehingga membuat hati kita nyaman dan tenang, maka manfaatnya bagi tubuh dan jiwa kita pun bisa diraih. (wn)