Wanita Network

Mudah! Menanam Sendiri Empon-Empon Di Rumah

Foto: Pexels.

 

Empon-empon di masa pandemi ini memang naik daun. Dulu kita mengenalkan sebagai rimpang atau malah bumbu dapur,  seperti jahe, kunyit, kencur, temulawak, temu kunci. “Mengonsumsi rimpang atau empon-empon sudah menjadi budaya di Indonesia. Anda pernah minum jamu, wedang, bajigur, bandrek atau bir pletok? Nah ini cara enak untuk menikmati rimpang,” kata Sita Pujianto dari Gerakan Indonesia Berkebun yang podcastnya bersama Wanita.Network bisa didengarkan di SINI.

 

Bagaimana menanam sendiri di rumah? Gampang kok. Memang panennya lama, tapi bisa jadi stok di rumah. Ada beberapa hal yang penting yang perlu kita pahami tentang rimpang:

 

1/ Bila lahan rumah kita terbatas, bahkan bila tidak ada tanah, kita tetap bisa menanamnya di pot atau polybag.

 

2/ Rimpang akan tumbuh setelah 1 bulan ditanam. Sebaiknya, jangan terlalu banyak meletakkan rimpang bila kita memakai pot besar. Cukup 3 – 5 rimpang, karena rimpang akan memperbanyak batangnya di bawah tanah. RImpang ini batang, lho, bukan akar.

 

3/ Rimpang bisa dipanen setelah usia 8 -9 bulan. Selain menghitung usia tumbuh, juga dari ciri-ciri yaitu daun-daunya berkurang, berwarna kuning dan mengering.

 

4/ Tanaman dipupuk, bisa pupuk organik cair atau limbah rumah tangga seperti air cucian beras.

 

5/ Dicek secara rutin, apakah kena hama atau tidak.

 

Tanaman rimpang adalah tanaman yang ‘bandel’ dan low maintenance. Istilahnya, habis tanam, tinggalkan, panen deh.  Jadi, di semua rumah bisa memilikinya.  Rimpang juga bisa ditanam di mana saja, bahkan di tempat yang minim matahari.

 

Yuk mulai menanam:

1/ Siapkan rimpang yang mau ditanam. Idealnya, usia rimpang pilih yang lebih dari satu tahun namun kendalanya, di pasar yang dijual itu usia rimpang 8-9 bulan. Tapi ini nggak apa-apa. Ambil persediaan yang ada di dapur. Carilah rimpang yang sudah bertunas, karena sudah lama tersimpan di dapur. Potek atau potong bagian yang bertunas itu, jika tidak atau belum ada yang bertunas, boleh tanam yang tanpa tunas, tapi cari yang kondisinya paling bagus.

 

2/  Siapkan pot, beberapa rimpang tidak membutuhkan pot besar seperti kencur. Rimpang lain, minimal 30 cm ke atas. Beberapa rimpang butuh lebih besar, seperti lengkuas.

 

3/ Siapkan media tanam, dapat berupa campuran tanah, kompos kandang dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1:1.

 

4/ Rimpang boleh disemai dulu, ditanam di pot kecil, sampai berdaun, baru dipindah. Tapi bisa juga langsung ke pot besar, tidak perlu disemai.

 

5/ Cara tanamnya, buatlah lubang di tanah/ pot/ polybag seruas jari, lalu benamkan dengan arah tunas di atas. Atau kalau tidak ada tunasnya, benamkan saja. Lalu taburi dengan tanah tipis-tipis saja. Menutup dengan tanah bisa melindungi dari incaran hewan seperti tikus.

 

6/ Jangan lupa disiram, minimal 1-2 kali sehari.

 

Yuk, segera tanam dan petik manfaatnya. (wn)

 

Baca Juga:

Tak Cuma Tangkal Corona, Jamu Juga Sehatkan Jiwa